Persegres Gresik United (Joko Samudro / Kebo Giras)

Logo-Persegeres-Gresik-UnitedPersegres Gresik United dijuluki Laskar Joko Samudro atau julukan lainnya Kebo Giras. Sebuah klub sepak bola Indonesia yang bermarkas di Gresik, Jawa Timur. Klub ini memiliki pendukung yang fanatik yang bernama Ultra Gresik. Rusa Bawean adalah hewan atau fauna identitas Kabupaten Gresik. Seluruh partai kandang Gresik United dimainkan di Stadion Petrokimia.

Klub ini pertama kali didirikan pada tanggal 2 Desember 2005 sebagai hasil penggabungan dari bekas tim Divisi Utama, Petrokimia Gresik, dengan tim Divisi II, Persegres Gresik. Inilah waktunya mereka untuk menunjukan kapasitasnya sebagai salah satu tim terbaik di Liga 1 Indonesia  maret nanti.

Sejarah klub Persegres Gresik United

Awalnya Petrokimia Putra Gresik didirikan pada Jumat 20 Mei 1988 oleh pihak manajemen PT Petro Kimia Gresik. Sejak berdiri hingga sekarang, klub yang didanai pabrik pupuk PT Petrokimia Gresik tersebut telah lebih dari 15 tahun berkiprah di Divisi Utama Liga Indonesia. Banyak klub besar di Indonesia yang pernah satu kelas dengan Petro Putra kini tinggal nama alias almarhum. Misalnya,Bandung Raya Bandung,Niac Mitra Surabaya,Warna Agung, Jakarta, Assyabaab Surabaya, Perkesa, BPD Jateng, dan lain-lain.

Setidaknya ada beberapa hal penting yang bisa dicatat dalam perjalanan Petro Putra di dunia persepakbolaan nasional. Kiprah perdana klub ini mengikuti kompetisi pada era Galatama 1988-89. Ketika itu, kompetisi sepakbola secara nasional ada dua kutub besar. Yakni, Galatama yang diikuti klub-klub semiprofesional dan perserikatan yang diikuti klub yang didanai dan dikelola Pemda.

Ketika kali pertama masuk Galatama, sebenarnya di Gresik ada klub perserikatan yang bertengger di Divisi Utama Perserikatan, yakni Persegres. Bahkan, sebagian pemain Petro Putra angkatan pertama adalah alumni Persegres. Ketika itu, antusiasme warga Gresik lebih condong ke Persegres daripada ke Petro Putra. Beberapa pemain angkatan pertama Petro Putra yang alumni Persegres, antara lain Sasono Handito (kiper), Ferril Raymond Hattu, Rubianto, Reno Latupeirissa, Karyanto, Abdul Muis, Masrukan, Lutfi, Hasan Maghrobi, Derry Krisyanto, dan lain-lain. Mereka di bawah pelatih Bertje Matulapelwa dengan asisten pelatih Hendrik Montolalu dan Slamet Haryono. Hendrik merupakan mantan kiper Niac MitraSurabaya.

Skuat Petrokimia musim 1994-95

Saat Liga Indonesia pertama digelar pada 1994-95, Petrokimia Putra oleh banyak kalangan diberi gelar “juara tanpa mahkota”. Sebab, di partai final Liga Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno, Petro yang saat itu di bawah besutan pelatih Andi Muhamad Teguh dengan asisten pelatihFerril Raymond Hatu dan Bambang Purwanto kalah dari Persib Bandung dengan skor 0-1. Padahal, dalam pertandingan tersebut, Petro memasukkan gol lebih dulu melalui kaki Jecksen F Tiago. Namun, dianulir wasit tanpa alasan jelas.

Kiprah Petro Putra saat itu memang luar biasa. Petro ketika itu mendatangkan tiga pemain asing, yakni Derryl Sinerine asal Trinidad Dan Tobago. Posisinya sebagai kiper. Lalu Carlos de Mello di posisi playmaker dan Jecksen F Tiago sebagai striker. Selain Jacksen dan Carlos, tim Petro melahirkan banyak bintang baru, seperti Widodo Cahyono Putro, Eri Irianto, dan Suwandi HS. Ketiganya kemudian jadi langganan masuk pelatnas PSSI.

Melalui perjalanan panjang, Petro berhasil menjadi jawara Liga Indonesia 2002. Prestasi tersebut mendobrak hegemoni klub klub kotabesar di deretan utama persepakbolaan nasional. Biasanya jawara liga direbut tim-tim dari kota-kota besar dan secara tradisional memiliki kiprah dan prestasi sepakbola yang melegenda. Misalnya, Persebaya Surabaya,Persib Bandung,PSIS Semarang,Persija Jakarta maupun PSM Makassar.

Berbeda dengan Liga Indonesia 1994-95 yang menghasilkan kekecewaan mendalam bagi Petro, pada Liga Indonesia 2002 Petro dinaungi oleh dewi fortuna. Setelah di penyisihan menjadi kampiun Wilayah Timur, Skuad yang ditukangi Sergei Dubrovin ini sempat berada di ujung tanduk dalam babak delapan besar Grup K yang digelar di kandang sendiri. Menang 3-0 dari Arema pada pertandingan pembuka, Petro ditaklukkan oleh Persipura Jayapura 0-1. Dalam laga penentuan Petro kembali takluk dari Persita 0-1, sehingga mereka tinggal berharap Persipura Jayapura dapat dikalahkan oleh Arema dengan skor tipis. Harapan mereka terkabul, gol Khusnu Yuli ke gawang Persipura Jayapura membawa Petro ke semifinal.

Profile Persegres Gresik United (Joko Samudro / Kebo Giras)

  • Nama lengkap : Gresik United
  • Julukan : Laskar Jaka Samudra
  • Didirikan : 20 Mei 1988
  • Stadion : Petrokimia
  • Suporter : Ultras Gresik
  • Gabung ISL : Musim 2011/2012

Skuad Persegres Gresik United Liga 1 Indonesia 2017

No Jersey Posisi Negara Asal Nama Pemain
1 GK Indonesia Fitrul Dwi Rustapa
2 DF Indonesia Sigit Meko Susanto
3 DF Indonesia Obet Choiri
5 DF Indonesia Muhammad Rifqi
9 MF Indonesia Yusuf Effendi
11 MF Indonesia Agus Indra
13 FW Indonesia Rudi Setiawan
14 FW Indonesia Kushedya Yudo
15 DF Indonesia Daniel Junaedi
17 MF Indonesia Sidiq Saimima
18 DF Indonesia Achmad Faris
20 MF Indonesia Defri Krisna
21 MF Indonesia  Jusmadi
22 DF Indonesia Rival Jandera
23 FW Indonesia Arsyad Yusgiantoro
26 MF Indonesia Muhammad Kamri
27 MF Indonesia Ghozali Siregar
28 GK Indonesia Muhammad Irfan
42 DF Indonesia Riyandi Ramadhana
50 MF Indonesia Reza Mustofa
54 DF Indonesia Wismoyo Widhistio
75 DF Indonesia Roni Rosadi
77 MF Indonesia Hendri Satriadi
86 GK Indonesia Sandy Firmansyah
88 GK Indonesia Satria Tama Hardiyanto
92 GK Indonesia Dimas Galih Pratama
95 DF Indonesia Obet Yulius
99 FW Brasil Patrick da Silva
MF Korea Selatan Choi Hyun-yeon
MF Indonesia Fitra Ridwan